Mengetahui perbedaan Problem Based Learning (PBL) dan konvensional
Menurut
Philip R. Wallace (1992) dalam Jurnal
Teknologi Informasi, Volume 5 Nomor 2, Oktober 2009, ISSN 1414-9999 pembelajaran
konvensional mempunyai ciri-ciri sebagai berikut *) sumber ref :Jurnal Teknologi Informasi, Volume 5 Nomor 2, Oktober 2009, ISSN 1414-9999
[14]:
1.
Otoritas seorang guru lebih diutamakan
dan berperan sebagai contoh bagi murid-muridnya.
2.
Perhatian kepada masing-masing individu
atau minat siswa sangat kecil.
3.
Pembelajaran di sekolah lebih banyak
dilihat sebagai persiapan akan masa depan, bukan sebagai peningkatan kompetensi
siswa di saat ini.
4.
Penekanan yang mendasar adalah pada
bagaimana pengetahuan dapat diserap oleh siswa dan penguasaan pengetahuan tersebutlah yang
menjadi tolok ukur keberhasilan tujuan, sementara pengembangan potensi siswa diabaikan.
Menurut
Bound & Feletti, 1997 dalam Jin Zhang, Tianjin University of Traditional
Chinese Medicine, Tianjin 300193 Menurut Bound & Feletti, 1997 dalam Jin Zhang, Tianjin University of Traditional Chinese Medicine, Tianjin 300193 menyatakan bahwa In such
a teaching process, the students are necessary to face up with a great number
of the problems that source from the real practices, and also these problems
will stimulate them to carry out the more explorations and learn more things
(Dalam suatu proses pembelajaran, para siswa diperlukan untuk menghadapi dengan
sejumlah besar masalah yang bersumber dari praktek-praktek nyata, dan juga
masalah ini akan merangsang mereka untuk melaksanakan lebih eksplorasi dan
belajar lebih banyak hal).
Dari dua pernyataan diatas dapat
disimpulkan bahwa perbedaan Problem Based
Learning (PBL) dan konvensional adalah:
Problem Based
Learning (PBL)
|
Konvensional
|
Student center
|
Teacher center
|
Pembelajaran
dengan suatu permasalahan yang nyata
|
Pembelajaran
bagaimana pengetahuan dapat diserap mahasiswa sesuai yang diajarkan dosen
|
Mahasiswa dapat
lebih malakukan eksplorasi dan belajar lebih banyak hal
|
Pengembangan
potensi mahasiswa diabaikan
|
Dapat melahirkan
inovasi ilmu pengetahuan baru berdasar pada eksplorasi dari mahasiswa sesuai
dengan disiplin ilmunya
|
Keterbatasan
bagaimana keaktifan guru memberikan ilmu pengetahuan kepada mahasiswa
|






0 comments:
Post a Comment